Langsung ke konten utama

Postingan

Who let you know what’s on their mind.

Let’s talk about why you are angry, what upset you, and why you so important to me I like to talk, as much as I like to solitude myself I like to talk about the conflict that I have with people, what is my action that upset you. Why is it upset you? Because my reason is not that I intend to hurt you I do this because of . . . . I do that to the people, that are close to me, not to everyone. Only to close friends and family I am grateful for people who feel understand and okay with me bringing up the topic that once makes us angry or hurt each other, that’s just how I show my effort to take care of my relationship with people I don’t wanna hurt you anymore, I don’t wanna you misunderstanding me and that’s why I like talking about it. I just want us to understand each other point of view and that’s why I like people who can tell me “what’s on their mind”

Veronika Decide to Die by Paulo Coelho

"What makes a person hate themselves?" Why does Veronica decide to die? The story focuses on people with mental illness with varied background that makes you want to try to understand each of them. The story starts with Veronica that has decided to make a suicide attempt People around her say “why a pretty young girl, with her whole life ahead of her, should want to kill herself”, and her parents say “we’ve always been loving parents that sacrificed everything to give her the best possible and she’s got a good job, she’s nice-looking”. Aku pernah mendengar dari dr. Roslan Yusni Hasan di salah satu youtube Endgame, kondisi baik dari seseorang dapat menyebabkan kontraproduktif bagi sesorang yang depresi. Karena mereka akan banyak bertanya kepada diri sendiri “Kenapa aku bersedih padahal saya tidak berkekurangan apapun” Somehow, that word makes me remember Veronica. But she says she was not killing herself because she was a sad, embittered woman, constantly depressed. But I thi...

Quick but Satisfying Day

27 Maret 2022                         Bertemu kembali setelah sekian lama ternyata tidak butuh waktu lama jika semua memang benar - benar menginginkannya. Rasa canggung setelah setahun tak bertemu juga tak tampak dalam perjalanan kami hari itu, semua masih terasa sama sajahh dan hanya tempat kami mencari penghidupan yang sekarang yang berbeda.                Hari dimulai dengan mengeluarkan sisi seni dari kami di Moja Museum yang ternyata menjadi aktivitas yang menyenangkan dan cukup melelahkan. Mungkin ini karena kemampuan fisik kami yang perlu dipertanyakan kembali.                  Setelah mengeluarkan tenaga dalam menggunakan kuas rasa lapar ditutup dengan mampir ke sebuah cafe, Kroma. Makan dan berbincang tentu menjadi poin utama dalam perjalanan kami hari itu, pembicaraan tentang hal - hal yang menjadi penget...

Sent: 20.11, Reply:10.20

In the world that keeps connecting, I just wanna get away to take care my self Alone and disconnected To some people, they just didn’t understand me and kept complaining To some people they just understand, even when I read and do not reply I gratefully to both, the one that didn’t understand and the one that understands I think I need both of them Like the song Wonder by Shawn Mendes ”I wonder what it’s like to be my friends. Hope that they don’t think I forget about them” Karena baik mereka yang mengerti ataupun yang selalu “ngomelin” tentang hal itu adalah orang - orang yang masih bersama rina saat ini. I'm grateful. But still, I wish there is still space and time when I just can get lost in my own space Didn’t need to talk or respond to people, just me. Didn’t need to be available all the time. Because that’s one of the things that I need to keep surviving

Bagaimana kamu menjaga dirimu sendiri?

     Bagaimana aku menjaga diri, menjaga seseorang bernama Rina Amalia Riska. Jawaban pertama yang terpikirkan adalah dengan berbicara sebanyak dan sesering itu dengan diri sendiri, entah itu pembicaraan yang terdengar oleh orang lain (bersuara) atau hanya berkutat dikepala sendiri. Aku menyukainya,  berbicara dengan pikiran sendiri, sekadar untuk berterima kasih telah melalui hari ini dan mengomeli-nya jika melakukan hal yang tidak baik.   I try to keep saying to myself “it’s okay, you only human and you have Allah”.       Huhuhu... hal kedua adalah dengan menangis, terkadang aku mengerti alasan aku menangis tapi terkadang ada masanya aku tidak tahu dan hanya ingin menangis. Dengan menangis membuat diriku bisa mengeluarkan banyak hal, mulai dari rasa khawatir, rasa takut, lelah, marah dan bahkan rasa syukur. As much as I like laughing I think that as much I like crying.       My support system, my little family. Seei...

Pernahkan terpikirkan?

     Pernahkan kamu terpikirkan, hari dimana kamu duduk di dalam rumah saat hujan ataupun saat terik panas adalah hari dimana beberapa orang tidak mempunyai atap diatas kepalanya.      Pernahkah kamu terpikirkan, hari dimana kamu memilih makanan disuatu tempat makan adalah hari dimana beberapa orang menahan lapar diperutnya.      Pernahkan kamu terpikirkan, hari dimana kamu tertawa dan bercanda dengan keluargamu adalah hari dimana beberapa orang kehilangan keluarganya.      Pernahkah kamu terpikirkan, bahwa mungkin orang - orang disekitaranmu menahan pahitnya kehidupan yang tidak kamu ketahui tapi kamu terus iri dengan kehidupannya. Terkadang yang terlihat baik - baik saja mungkin tidak merasa baik - baik saja.      Aku harap aku dapat lebih menyadari hidup yang aku jalani saat ini. Aku harap aku dapat hidup saat ini dan melihat semuanya dalam keadaan sesungguhnya. Hadir. Dengan begitu aku akan lebih menyadari se...

A Short Story About Traveler - Secrets of Divine Love by A. Helwa

      Di dalam buku Secrets of Divine Love karya A. Helwa ada sebuah cerita pendek yang aku sukai dan ingin aku bagikan, begini ceritanya.           A traveler was wandering through a town, searching for hope, when he came across a crippled beggar, then an old woman getting beaten, and then the funeral of a baby. He fell into a spell of pain, distraught from the despair, famine, and destruction he witnessed. He ran out of the town into the vast silence of the desert at night and screamed to God, "Oh why God! Why is there so much pain? Why is there so much oppression, so much injustice? Why don't You do something?"     The mas was crying as he was punching the desert floor with his fists, crying over and over again, "Why don't You do something, Lord? Why is there so much war, and cancer, and hatred? Why must so many people starve themselves to sleep? Why must children be homeless? Oh God, why don't You do something? Why don't You que...